Diantara Moms disini pasti ada yang memiliki problem dengen bentuk perutnya. Sudah sewajarnya Moms ingin punya perut yang kecil dan rata, sehingga terlihat bagus dalam berbagai model pakaian. Metode cara mengecilkan perut dengan efektif sering dicoba dari diet ekstrim hingga olahraga. Namun, hasil dari mengecilkan perut sering tak sesuai dengan keinginan. Nah dalam post kali ini ada baiknya kita mengenali tipe perut yang Moms miliki sebelum melangkah ke dalam proses cara mengecilkan perut . Ada beberapa jenis perut dan cara efektif menghilangkan lemak dibawah ini.

1. The Spare Tyre Tummy
Orang dengan perut seperti ini tidak banyak bergerak dalam aktivitas sehari-hari. Aktivitas mereka biasanya hanya berada di depan meja komputer sepanjang hari. Mereka juga memiliki keterikatan emosional dengan makanan manis seperti biskuit, roti, cokelat, dan karbohidrat lainnya.
Cara mengatasi: kurangi minuman beralkohol yang mengandung gula murni karena akan langsung menuju daerah pinggang. Gula murni juga menghentikan proses pembakaran makanan Anda.Setelah itu perbaiki asupan makanan. Hindari makanan diet atau rendah lemak karena biasanya makanan tersebut mengandung bahan pengawet, garam dan bahan kimia yang tinggi.

2. The Stress Tummy
Tipe perut ini dimiliki pemilik karir sukses dan berkepribadian perfeksionis. Mereka biasanya rentan terhadap kondisi pencernaan seperti sindrom iritasi usus yang dapat menyebabkan kembung dan membuat perut mereka lebih besar.
Perut jenis ini lebih mudah dikenali karena berat perut terpusat pada bagian depan perut dan daerah pusar. Ketika stres, orang tersebut akan lebih banyak memproduksi kortisol, suatu hormon yang mendorong tubuh yang mengikat lemak di sekitar perut.
Cara mengatasi: Tidur lebih cepat adalah cara ampuh untuk menghilangkan stres karena ketika stres, orang akan sulit untuk tidur dan makan lebih banyak.
Hal ini disebabkan oleh terganggunya produksi leptin yang mengatur nafsu makan dan metabolisme. Lakukan meditasi, atau mandi lebih lama sebelum tidur dapat mendorong tidur nyenyak. Batasi konsumsi kopi tidak lebih dari dua cangkir sehari. Lakukan yoga dan berjalan kaki untuk menyusutkan perut Anda. Jangan lakukan olahraga kardio yang berlebihan.

3. The Little Pooch
Perut ini dimiliki oleh wanita sibuk. Mereka termasuk pecandu olahraga, tetapi terjebak dalam latihan dan rutinitas yang sama di gym sehingga perut atas langsing sedangkan perut bawah tidak.
Hal ini disebabkan terlalu sering melakukan sit up berlebihan dan menggunakan alat-alat olahraga yang menempatkan beban pada pinggul dan punggung bawah sehingga otot-otot perut menonjol.
Cara mengatasi: Konsumsilah makanan dengan nutrisi yang baik dan mengandung banyak serat untuk memperbaiki pencernaan yang sering radang, kembung, dan sembelit.

4. The Mummy Tummy
Perut ini dimiliki oleh wanita yang telah melahirkan dan memiliki waktu yang sedikit untuk diri mereka sendiri. Biasanya, setelah melahirkan, rahim akan turun dan jauh lebih berat dari sebelum kehamilan.
Perut akan kembali rata setelah enam minggu setelah melahirkan. Namun, Anda tetap perlu melatih otot-otot panggul dan perut untuk meningkatkan aliran darah dan memperkuat otot yang longgar karena hamil.
Cara mengatasi: Konsumsilah suplemen minyak ikan untuk mengaktifkan hormon pembakaran lemak. Konsumsi juga lemak baik seperti kacang-kacangan, minyak dan buah zaitun setiap hari untuk membantu pembakaran lemak, menyerap vitamin, dan mencegah kelelahan.
Pijat otot-otot panggul sebanyak 15 hingga 20 kali dalam lima
sesi per hari. Jangan lakukan sit up karena setelah melahirkan, otot akan terpisah ke garis tengah perut. Sit up hanya akan memaksa otot-otot ini terpisah lebih jauh. Sebaiknya, lakukan pernapasan dalam-dalam dengan posisi merangkak.

5. The Bloated Tummy
Tipe perut ini rata di pagi hari, tetapi membengkak sepanjang hari dilengkapi dengan banyaknya gas dan gangguan pencernaan. Kembung dapat memengaruhi baik wanita ramping ataupun kelebihan berat badan.
Cara mengatasinya: Ada beberapa jenis makanan yang menimbulkan alergi pencernaan seperti gandum, roti, pasta, pizza, sereal, alkohol, ragi, susu olahan seperti keju dan mentega. Hindari makanan-makanan tersebut, konsumsilah daging, ikan, sayuran segar, dan ayam.

Semoga bermanfaat :)